Budiman Tanah Djaya

Budiman Tanah Djaya

Error:Budiman Tanah Djaya sangatlah tertarik dengan dunia psikologi, dan mengenal Craniosacral Therapy ditengah perjalanannya dalam pergumulan dengan ADD (Attention Deficit Disorder) yang dimilikinya. ADD atau Gangguan Pemusatan Perhatian tidak bisa hilang dengan sendirinya. Terbawa sampai dewasa dan bahkan akhir hayat. ADD merupakan blessing in disguise, bila tidak disadari akan menjadi sebuah penghancur kehidupan yang hebat. Namun juga bisa menjadi sebuah anugerah yang luar biasa. Perjalanan inilah yang mengantarnya mendalami banyak hal dari psikologi, filsafat, teologi, marketing, salesmanship, desain grafis, chinese philosophy, chinese art, chinese history, nutrisi, kesehatan, event organiser, pembuatan website, dan terapi alternatif seperti Craniosacral Therapy, Myofascial Release, Kinesiology Taping, serta Computerized Iridoscopy Analysis.
Budiman Tanah Djaya mengambil sertifikasi Craniosacral Therapy Level 1 dan 2 di Upledger Institute yang berpusat di Florida, Amerika Serikat. Upledger Institute didirikan oleh Dr. John Upledger, penemu teknik Craniosacral Therapy. Sertifikasi inilah yang membuat Budiman terdaftar di IAHE (International Alliance of Health Educator), sebuah organisasi International yang menaungi para terapis kesehatan dan pendidik kesehatan dunia.

Sertifikasi Kinesiology Taping, Budiman selesaikan di Kinesio Taping Association International (KTAI) untuk Level 1 dan 2. KTAI didirikan oleh Dr. Kenzo Kase penemu teknik kinesiology taping. 

Selain itu, Budiman juga aktif berkeliling Indonesia sebagai pembicara di seminar kesehatan, pelatihan tentang nutrisi dan suplemen kesehatan, melatih kelas Computerized Iridoscopy Analysis. Sebuah metode analisis kesehatan berdasarkan topografi iris mata.